MAX123 🔢 Mengapa 1, 2, dan 3 Berubah Nilai Saat Posisinya Bergeser? Nilai tempat pada bilangan seperti 123 membantu membedakan satuan, puluhan, dan ratusan.
Before you buy
-
Review the item preview
-
Check software compatibility
-
Read the license terms
-
Check the included files

Product details
Pada 123, angka 1 menyumbang 100, angka 2 menyumbang 20, dan angka 3 menyumbang 3. Jadi, 123 dapat diuraikan menjadi 100 + 20 + 3. Nilai setiap angka bergantung pada tempatnya dalam susunan bilangan berbasis 10. Angka adalah lambang yang mewakili bilangan; lambang Hindu-Arab seperti 5 digunakan dalam sistem berbasis 10 [1].
Tempat menentukan nilai
Dari kanan ke kiri, posisi dalam bilangan tiga digit adalah satuan, puluhan, lalu ratusan. Karena itu, pada 123, angka 3 berada di satuan, 2 di puluhan, dan 1 di ratusan. Posisi tersebut menentukan sumbangan masing-masing angka: 3 satuan, 20, dan 100.
Angka 1 tetap berupa lambang yang sama, tetapi nilainya dalam bilangan berubah mengikuti posisinya. Di tempat ratusan, 1 bernilai 100; di tempat puluhan, nilainya 10; di tempat satuan, nilainya 1.
Susunan berbeda, nilai berbeda
Bandingkan tiga susunan angka yang sama:
- 123 = 100 + 20 + 3
- 213 = 200 + 10 + 3
- 321 = 300 + 20 + 1
Angka 1 menyumbang 100 pada 123, 10 pada 213, dan 1 pada 321. Contoh ini menunjukkan mengapa membaca digit saja belum cukup: posisinya ikut membentuk nilai bilangan.
Angka dan bilangan bukan hal yang sama
Angka adalah lambang, sedangkan bilangan adalah konsep yang dilambangkan. Satu bilangan bahkan dapat ditulis dengan lambang berbeda dalam sistem yang berbeda: sumber memberi contoh bilangan lima yang ditulis sebagai 5 dalam sistem Hindu-Arab berbasis 10 dan sebagai 101 dalam sistem biner [1]. Pada penulisan 123, memahami nilai tempat membantu membaca bagaimana lambang-lambang itu tersusun menjadi satu bilangan.
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Bilangan. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29799672&title=Bilangan (diakses 2026-10-17).
Categories
